Tampilkan postingan dengan label Champs Elysees. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Champs Elysees. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Mei 2016

Riuhnya Pasar Natal (memory)



Sambutan Meriah Warga Paris untuk menyambut Natal


Oleh. FDA Widodo

Kalau sudah mendekati akhir tahun, bisa dipastikan hampir semua orang akan merayakan pesta.  Tidak hanya pesta untuk merayakan Natal (bagi umat Nasrani) ataupun perayaan pesta Tahun Baru.  Tidak terkecuali di Perancis, terutama Kota Paris.  Sebulan sebelum Natal, Kota Paris sedang “panas-panas”nya untuk berhias.  Tiap sudut kotanya

Minggu, 01 Mei 2016

Bertemu Sahabat di Paris - Sekilas tentang Champs-Élysées

Oleh.  FDA Widodo

Jadi ingat pertama kali datang ke Paris, dengan pakaian seadanya dalam kondisi dingin yang menggigit. Terus harus cari-cari alamat untuk menemukan tempat salah satu teman "lokal" sini.  Sebenarnya sedikit tulisannya sudah dimuat di blog lama, tapi gak ada salah kan jika tak rilis ulang lagi dengan sedikit agak formal tulisannya.  Begini ceritanya :

Kota Paris namanya.  Siapa yang tak kenal kota yang konon merupakan simbol dari “keromantisan” dan “percintaan” (sudah sedikit diulik-ulik di blog sebelumnya).  Sehingga tidak salah jika kota ini menjadi impian banyak orang untuk sekedar “hello” atau foto narsis di depan menara yang menjadi simbolnya, ya menara tua Eiffel alias Eiffel Tower namanya.  Nah, untuk kali ini mungkin tidak akan banyak cerita perjalanan kami selama mengunjungi Eiffel ataupun tempat-tempat indah di Paris lainnya, seperti Museum Louvre, Sungai Sein, Notre-Dame, Basilica, dan lain-lain, tapi daku justru terkesan ketika melakukan perjalanan singkat di avenue atau jalan yang telah

Sabtu, 30 April 2016

Secuplik tentang Paris

By. fda widodo



Kata orang banyak, Perancis itu kota indah dan romantis, apalagi Paris.  Daku gak tahu dari mana dasar omongan itu.  Ditambah lagi, daku sendiri kurang mengerti makna romantis yang ada (pura-pura gak tahu, hehehe).  Apakah pernyataan itu berdasarkan penglihatan karena banyaknya orang saling peluk-pelukkan berfoto mesra di bawah eiffel sampai foto pre-wedding? atau karena banyak pasangan yang masang gembok di jembatan supaya cintanya langgeng? atau juga karena adanya beberapa pasangan yang "cipokkan" di jalan, stasiun metro (subway), dan tempat-tempat umum? Apalagi mereka melakukan dengan pede karena syah-syah saja disini dan tidak takut diomong-omongin orang lain, atau ditangkap petugas keamanan atau sosial. Perlu diketahui, ternyata tidak hanya warga lokal sini saja, tapi beragam manusia yang datang ke mari sebagai pelajar, tkp (tenaga kerja perancis), sampai imigran pun ikut-ikutan berperilaku sama dengan warga lokal (tapi tidak semua loh...).  Mulai dari cumi-cumian, gandengan, peluk-pelukkan, ataupun gendong-gendongan mesra adalah suatu pemandangan sehari-hari yang sayang sekali dilewatkan (hahahaha...habis, jarang sekali lihat di Indonesia).  Apakah itu yang mendasari kota Paris jadi kota romantis di dunia?.